News

Smartwatch Kopilot ATR Masih Aktif, Keluarga Harap Jadi Petunjuk Pencarian

todayJanuary 20, 2026 1

Background
share close

Keluarga kopilot pesawat ATR 42-500, Farhan Gunawan, mengungkapkan bahwa jam tangan pintar milik Farhan masih menunjukkan aktivitas usai pesawat jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Data dari smartwatch yang terhubung dengan ponsel Farhan mencatat sekitar 13.647 langkah sejak kecelakaan terjadi. Temuan ini memunculkan harapan keluarga agar rekaman pergerakan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai petunjuk untuk melacak keberadaan Farhan dan memperkuat proses pencarian.

Informasi itu disampaikan oleh Pitri Keandedes Hasibuan, saudara Farhan yang berada di lokasi pencarian. Ia menjelaskan bahwa jumlah langkah terus bertambah dari pagi hingga malam, bahkan hingga hari ketiga pascakecelakaan. Saat ini, ponsel Farhan yang masih terhubung dengan smartwatch tersebut berada di tangan kekasihnya, Dian Mulyana Hasibuan. Keluarga pun meminta agar operasi pencarian diperluas dengan tambahan personel SAR dan dukungan helikopter agar upaya menemukan korban bisa dilakukan lebih intensif.

Pihak keluarga mengungkapkan bahwa smartwatch milik Kopilot ATR 42-500, Farhan Gunawan, masih terdeteksi aktif setelah pesawat jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Jam tangan pintar tersebut merekam adanya pergerakan langkah kaki yang diduga merupakan aktivitas Farhan pascakecelakaan.

Informasi ini disampaikan oleh Pitri Keandedes Hasibuan (30), anggota keluarga Farhan, setelah menerima kabar dari adiknya, Dian Mulyana Hasibuan, yang merupakan kekasih Farhan dan berada langsung di lokasi pencarian. Pitri menjelaskan bahwa ponsel Farhan telah ditemukan di kawasan hutan Bulusaraung dan diserahkan tim SAR kepada pihak keluarga sejak Sabtu (17/1). Ponsel tersebut masih terhubung dengan smartwatch Farhan, sehingga data pergerakan langkah masih bisa terpantau.

Menurut Pitri, hasil pengecekan menunjukkan jumlah langkah kaki terus bertambah dari pagi hingga malam. Temuan ini membuat keluarga berharap data dari smartwatch bisa dimanfaatkan sebagai petunjuk untuk melacak posisi Farhan. Ia juga meminta agar proses pencarian dilakukan lebih intensif dengan menambah personel SAR serta dukungan helikopter.

Pitri menyampaikan informasi ini ke media melalui rekaman video karena kondisi adiknya masih syok. Ia menegaskan bahwa pergerakan langkah pada smartwatch terus bertambah hingga hari ketiga Farhan berada di kawasan hutan. Keluarga pun memohon perhatian pemerintah, termasuk Presiden Prabowo, agar pencarian diperluas dan sinyal dari smartwatch tersebut bisa ditelusuri demi menyelamatkan Farhan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dengerin UNISI 104.5 FM di manapun, via www.UnisiFM.com.

Follow sosmed @UnisiFM.

Hubungi kami
WA 0817-234-1045.
Tlp 0274 540258.

Radio terbaik Jogja. Radio yang paling hit di Jogja. Radio Favorit Jogja. Radio nomor satu di Jogja. Radio anak muda di Jogja. Radio top 40 Jogja.

Written by: Achal

Rate it

Previous post

Fakta Jogja

MELALUI MEDIA GATHERING, BEA CUKAI JOGJA PERKUAT SINERGI DAN PELAYANAN HAJI 2026

Sleman, 20 Januari 2026 – Dalam rangka mempererat sinergi dan kolaborasi dengan insan pers, Bea Cukai Yogyakarta menggelar kegiatan Media Gathering yang diadakan pada hari Selasa (20/01) pukul 09.00 WIB dengan dihadiri oleh perwakilan media cetak, elektronik, dan media daring. Kegiatan ini menjadi forum silaturahmi sekaligus sarana penyampaian informasi terkait kinerja, capaian, serta program strategis Bea Cukai Yogyakarta ke depan. Pelaksana Harian Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Imam Sarjono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bea […]

todayJanuary 20, 2026 5 1 2

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0%