News

Ribuan Motor Listrik MBG Disegel, DPR Dukung Hibah untuk Guru Honorer

todayJune 23, 2026 1

Background
share close

Kejaksaan Agung melakukan penyegelan terhadap sekitar 17.600 unit motor listrik yang terkait dengan penyidikan dugaan korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan untuk kepentingan pendataan dan pengamanan aset selama proses hukum berlangsung. Penyidik menegaskan bahwa penyegelan tersebut bukan bentuk penyitaan, melainkan upaya memastikan seluruh kendaraan tetap berada dalam pengawasan dan tidak dipindahkan tanpa izin. Ribuan motor yang belum didistribusikan itu saat ini masih tersimpan di gudang penyedia di wilayah Sentul, Kabupaten Bogor, dan Cikarang, Jawa Barat. Jumlah tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring berjalannya proses pemeriksaan.

Di tengah penyelidikan yang berlangsung, Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini, menyatakan dukungannya terhadap rencana Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menghibahkan motor listrik tersebut kepada guru honorer. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi solusi agar aset yang telah dibeli menggunakan dana negara tetap memberikan manfaat dan tidak terbuang sia-sia. Dukungan itu disampaikan setelah pembahasan bersama BGN dalam rapat Komisi IX DPR pada 20 Juni lalu.

Meski demikian, Yahya mengaku sejak awal tidak setuju dengan pengadaan motor listrik untuk kebutuhan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menilai kendaraan tersebut kurang sesuai dengan kebutuhan di lapangan karena pengelola dapur tidak memerlukan mobilitas yang tinggi. Selain itu, ia juga mengkritik proses pengadaan yang dianggap kurang profesional, mulai dari terbatasnya layanan purna jual hingga adanya dugaan mark-up harga, sebagaimana dilaporkan oleh Kompas.com.

Sementara itu, Wakil Kepala sekaligus Juru Bicara BGN, Agustina Arumsari, menjelaskan bahwa motor listrik tersebut merupakan aset yang dibeli pada masa kepemimpinan sebelumnya. Sebelum proses hibah dilakukan, BGN akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kejaksaan Agung guna memastikan seluruh prosedur hukum dan administrasi dapat dijalankan dengan benar.

Agustina juga mengungkapkan bahwa evaluasi tidak hanya mencakup motor listrik, tetapi seluruh aset yang dibeli sepanjang tahun 2025, seperti laptop, perangkat Internet of Things (IoT), dan kamera CCTV. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya BGN meningkatkan efisiensi anggaran tahun 2026 dengan mengoptimalkan penggunaan aset yang telah tersedia, sehingga pengadaan barang baru dengan fungsi serupa dapat diminimalkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dengerin UNISI 104.5 FM di manapun, via www.UnisiFM.com.

Follow sosmed @UnisiFM.

Hubungi kami
WA 0817-234-1045.
Tlp 0274 540258.

Radio terbaik Jogja. Radio yang paling hit di Jogja. Radio Favorit Jogja. Radio nomor satu di Jogja. Radio anak muda di Jogja. Radio top 40 Jogja.

Written by: Achal

Rate it

Previous post

EDUKASI

Olivia Rodrigo Ungkap Gangguan Pendengaran yang Dialaminya Sejak Kecil

Penyanyi pop ternama, Olivia Rodrigo, mengungkapkan bahwa dirinya mengalami gangguan pendengaran di telinga kiri hingga sekitar 60 persen sejak masih kecil. Pengakuan tersebut disampaikannya saat tampil dalam acara radio KISS FM UK untuk mempromosikan album terbarunya, You Seem Pretty Sad for a Girl So In Love. Dengan santai dan penuh candaan, Olivia menjelaskan bahwa ia kesulitan mendengar jika seseorang berbicara dari sisi kiri dan menyarankan agar rahasia disampaikan melalui telinga […]

todayJune 22, 2026 2

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0%