Unisi FM Unisi FM
Presiden FIFA, Gianni Infantino, memastikan wacana penambahan jumlah peserta Piala Dunia putra menjadi 64 tim akan dibahas setelah Piala Dunia 2026 berakhir. Menurutnya, setiap negara berhak memiliki kesempatan untuk bermimpi tampil di panggung sepak bola terbesar dunia. Karena itu, FIFA akan mengevaluasi usulan tersebut bersama berbagai pihak terkait usai turnamen 2026 selesai.
Infantino menilai format baru dengan 48 peserta yang diterapkan pada Piala Dunia 2026 menunjukkan hasil positif. Salah satu buktinya, sembilan dari 10 wakil Afrika berhasil melaju ke babak gugur. Ia meyakini semakin banyak negara yang diberi kesempatan tampil, semakin besar pula dampaknya terhadap perkembangan kualitas sepak bola di berbagai kawasan dunia.
Gagasan memperluas peserta menjadi 64 tim pertama kali diajukan oleh CONMEBOL pada 2025 sebagai opsi untuk Piala Dunia 2030. Jika nantinya disetujui, edisi 2030 akan menjadi turnamen Piala Dunia dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah. Meski demikian, hingga kini FIFA belum mengambil keputusan resmi dan masih berada pada tahap pembahasan.
Rencana tersebut memunculkan beragam respons. Presiden UEFA Aleksander Čeferin menilai format 64 tim merupakan ide yang kurang tepat, sementara Presiden AFC Sheikh Salman mengkhawatirkan potensi kekacauan akibat jadwal yang semakin padat. Di sisi lain, pendukung usulan ini menilai penambahan peserta akan membuka peluang lebih besar bagi lebih banyak negara untuk lolos ke Piala Dunia, sekaligus meningkatkan potensi pendapatan serta distribusi hadiah bagi asosiasi anggota FIFA. Di Indonesia sendiri, banyak suporter menyambut positif wacana tersebut karena dianggap dapat memperbesar peluang Timnas Indonesia tampil di putaran final Piala Dunia.
Dengerin UNISI 104.5 FM di manapun, via www.UnisiFM.com.
Follow sosmed @UnisiFM.
Hubungi kami
WA 0817-234-1045.
Tlp 0274 540258.
Radio terbaik Jogja. Radio yang paling hit di Jogja. Radio Favorit Jogja. Radio nomor satu di Jogja. Radio anak muda di Jogja. Radio top 40 Jogja.
Written by: Admin
Rich Brian kembali mencuri perhatian lewat video musik terbarunya yang berjudul "Tear". Tak hanya lagunya yang menjadi sorotan, konsep visual dalam video musik ini juga sukses membangkitkan nostalgia karena mengusung nuansa sinetron Indonesia era 2000-an. Mulai dari teknik zoom dramatis, color grading khas tayangan televisi masa itu, hingga gaya akting yang dibuat melodramatis, seluruh elemennya terasa begitu familiar bagi penonton Indonesia. Konsep tersebut langsung ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak […]
Copyright 2021-2022 UNISI Radio
Post comments (0)