Industri perfilman Indonesia kembali menorehkan tinta emas di kancah internasional. Dalam ajang Singapore International Film Festival (SGIFF) ke-37, film pendek Indonesia berjudul “Golden Island” dan aktris papan atas Putri Marino sukses memboyong penghargaan bergengsi.
Ajang festival film tahunan di Asia Tenggara ini sekali lagi membuktikan bahwa kualitas karya sineas dan talenta aktor tanah air semakin diperhitungkan di panggung global.
‘Golden Island’ Sabet Best Southeast Asian Short Film
Film pendek Golden Island (Kota Emas) karya sutradara Arief Budiman keluar sebagai pemenang dalam kategori Best Southeast Asian Short Film.
Bergeser dengan durasi 22 menit, film ini menceritakan kisah dua sahabat asal Papua dan Jawa yang kembali menyaksikan rekaman masa lalu mereka. Lewat narasi tersebut, Golden Island secara mendalam menyoroti isu identitas, rasa memiliki, hingga pandangan kritis terhadap sejarah ketimpangan sosial dan hubungan antardaerah di Indonesia.
Dewan juri SGIFF memuji keberanian film ini dalam mengangkat kompleksitas sosial serta keterbukaannya dalam memotret bagaimana sejarah membentuk cara pandang masyarakat satu sama lain. Sebelum berjaya di Singapura, Golden Island juga telah mencatatkan pencapaian internasional lewat penayangan perdana dunianya (world premiere) di International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2026.
Putri Marino Raih ‘Best Performance Award’ Lewat Empat Musim Pertiwi
Kabar membanggakan lainnya datang dari aktris berbakat Putri Marino, yang sukses menyabet penghargaan Best Performance Award di ajang yang sama.
Penghargaan ini diraih Putri berkat totalitas aktingnya saat memerankan karakter Pertiwi dalam film “Empat Musim Pertiwi” garapan sutradara Kamila Andini. Dalam kategori Asian Feature Film, Putri berbagi kemenangan dengan aktris asal film Elephants in the Fog, Pushpa Thing Lama.
Pihak dewan juri mengapresiasi keaslian emosi, interpretasi karakter yang kuat, serta kehadiran khas Putri Marino yang berhasil membawa film tersebut ke level yang lebih tinggi. Pengakuan ini menjadi validasi atas konsistensi Putri dalam membintangi proyek-proyek film berkualitas tinggi yang menembus batas negara.
Deretan prestasi ini semakin memperkuat eksistensi sinema Indonesia di mata dunia, menunjukkan bahwa cerita lokal yang kuat berpadu dengan akting berkelas mampu memukau penonton internasional.
Dengerin UNISI 104.5 FM di manapun, via www.UnisiFM.com.
Follow sosmed @UnisiFM.
Hubungi kami
WA 0817-234-1045.
Tlp 0274 540258.
Radio terbaik Jogja. Radio yang paling hit di Jogja. Radio Favorit Jogja. Radio nomor satu di Jogja. Radio anak muda di Jogja. Radio top 40 Jogja.
Post comments (0)