Unisi FM Unisi FM
todayJanuary 5, 2026 6 1
Rumah Sakit UII mulai memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui soft opening pada 11 Februari 2019, dan secara resmi dibuka oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X pada 24 September 2019, bertepatan dengan 24 Muharam 1441 Hijriah. Hingga saat ini, RS UII telah beroperasi lebih dari enam tahun dan melayani masyarakat tidak hanya dari Kabupaten Bantul, tetapi juga dari wilayah Kulon Progo, Kota Yogyakarta, dan Sleman.
Sejak Oktober 2022, RS UII resmi bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sebagai Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut. Sebelum pengembangan Kelas Rawat Inap Standar ini dilakukan, RS UII memiliki kapasitas 147 tempat tidur dengan ketersediaan efektif sebanyak 123 tempat tidur, didukung oleh dokter spesialis tetap, dokter spesialis paruh waktu, serta tenaga kesehatan lainnya yang memadai.
Berdasarkan hasil evaluasi manajemen, pasca kerja sama dengan BPJS Kesehatan terjadi peningkatan signifikan pada kunjungan rawat jalan dan tingkat hunian rawat inap. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kepadatan layanan serta keterbatasan kamar rawat inap pada kelas tertentu, yang dapat berdampak pada kenyamanan pasien dan pengunjung serta berujung pada penurunan tingkat kepuasan layanan. Oleh karena itu, manajemen PT UEM–RS UII mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas ruang rawat inap.
RS UII berkomitmen menerapkan prinsip ekuitas sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, yaitu memberikan pelayanan kesehatan yang setara sesuai kebutuhan medis pasien tanpa membedakan besaran iuran. Dalam pelayanan rawat inap, kelas perawatan diberikan berdasarkan standar yang telah ditetapkan.
Seiring diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, khususnya Pasal 103B, seluruh rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan diwajibkan menerapkan Kelas Rawat Inap Standar paling lambat 30 Juni 2025. Menindaklanjuti ketentuan tersebut, RS UII memutuskan untuk melakukan pengembangan gedung melalui pembangunan fasilitas KRIS.
Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, pada 23 Oktober 2024 Direktur Utama PT Unisia Edu Medika menyampaikan permohonan percepatan pembangunan rawat inap lantai 5 dan 6 kepada Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII, dengan target pemanfaatan pada Juni 2025. Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan RS UII untuk memenuhi persyaratan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama dengan minimal 200 tempat tidur. Usulan tersebut mendapat persetujuan dan dilaksanakan secara swakelola oleh PT UEM–RS UII.
Pembangunan rawat inap lantai 5 dan 6 yang semula direncanakan mulai 2026 ini akhirnya dapat dipercepat, dimulai pada Maret 2025 dan Alhamdulillah kini telah selesai serta siap digunakan. Total luas area mencapai sekitar 4.000 meter persegi dan telah memenuhi 12 kriteria fasilitas Kelas Rawat Inap Standar sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016.
Lantai 5 terdiri atas dua wing rawat inap, yaitu Wing Chrysant dengan kapasitas 29 tempat tidur dan Wing Dahlia dengan 22 tempat tidur, dilengkapi fasilitas penunjang seperti nurse station, ruang laktasi, pantry, tangga darurat, serta instalasi farmasi rawat inap. Lantai ini juga dilengkapi musala, toilet umum terpisah, dan ruang dokter muda.
Sementara itu, lantai 6 terdiri dari Wing Tulip dan Wing Lotus dengan fasilitas serupa, serta dilengkapi Instalasi Rawat Intensif yang mencakup ICCU, PICU, HCU, dan ruang isolasi intensif.
Total investasi pembangunan lantai 5 dan 6 mencapai lebih dari Rp22 miliar, yang digunakan untuk pekerjaan arsitektur, mekanikal elektrikal, sarana penunjang, aset medis dan nonmedis, serta perlengkapan pendukung lainnya. Sebagian fasilitas pendidikan, seperti tempat tidur pasien dan perlengkapan ruang dokter muda, merupakan dukungan dari Fakultas Kedokteran UII. Pendanaan pembangunan berasal dari penyertaan modal pemilik RS, pinjaman perbankan syariah, serta dukungan dari FK UII.
Pengembangan fasilitas ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran direksi dan karyawan RS UII untuk terus meningkatkan kualitas, kompetensi, dan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Badan Wakaf UII, PT UMF selaku pemegang saham, Pemerintah Kabupaten Bantul, Dinas Kesehatan DIY, serta seluruh pihak yang telah mendukung perkembangan RS UII hingga saat ini.
Yogyakarta, 5 Januari 2026
Direktur Utama RS UII
dr. Mulyo Hartana, SpPD
Dengerin UNISI 104.5 FM di manapun, via www.UnisiFM.com.
Follow sosmed @UnisiFM.
Hubungi kami
WA 0817-234-1045.
Tlp 0274 540258.
Radio terbaik Jogja. Radio yang paling hit di Jogja. Radio Favorit Jogja. Radio nomor satu di Jogja. Radio anak muda di Jogja. Radio top 40 Jogja.
Written by: Achal
✨CLOSING CEREMONY D’CASE 2025✨ Free Access-Limited Seat Ada tanah yang perlahan kehilangan rumahnya. Bukan karena ia tak lagi hidup, tapi karena pernah direbut dan dipaksa diam. Namun, setiap akar menyimpan ingatan. Setiap hembusan angin menyimpan cerita. Dan di malam itu, cerita-cerita yang nyaris terhapus akan kembali disuarakan. Kami mengundangmu untuk menjadi bagian dari penutup perjalanan ini, lewat: Awarding Pemenang Perlombaan D’CASE 2025 Penampilan puisi Penampilan UKM musik TM#158 Pertunjukan teater […]
todayDecember 23, 2025 10 1
Copyright 2021-2022 UNISI Radio
Post comments (0)