Keluarga Bruce Willis mengambil langkah yang cukup emosional sekaligus berarti. Setelah sang aktor meninggal dunia nantinya, keluarganya berencana mendonorkan jaringan otaknya untuk keperluan penelitian.
Keputusan tersebut diungkapkan oleh Emma Heming Willis dalam bukunya The Unexpected Journey. Menurutnya, donasi ini diharapkan bisa membantu para peneliti memahami lebih dalam penyakit yang dialami Bruce sekaligus membuka jalan bagi penelitian demensia di masa depan.
Bruce Willis didiagnosis mengalami afasia pada 2022, sebelum akhirnya diketahui mengidap demensia frontotemporal (FTD) pada 2023. Melalui donasi jaringan otak, para peneliti diharapkan dapat mempelajari lebih jauh berbagai perubahan yang terjadi pada sel saraf, penumpukan protein abnormal, hingga faktor genetik yang berkaitan dengan FTD.
Tak berhenti di situ, keluarga Willis juga membentuk Emma & Bruce Willis Fund for Dementia Research and Caregiver Support. Dana tersebut ditujukan untuk mendukung penelitian mengenai demensia sekaligus memberikan bantuan bagi para caregiver yang merawat pasien.
Sebuah keputusan yang tentu tidak mudah, tetapi diharapkan bisa menjadi bagian dari upaya memahami demensia dan membantu banyak keluarga lainnya di masa depan. 🤍
Dengerin UNISI 104.5 FM di manapun, via www.UnisiFM.com.
Follow sosmed @UnisiFM.
Hubungi kami
WA 0817-234-1045.
Tlp 0274 540258.
Post comments (0)