Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mencari anak muda Indonesia dengan tingkat kecerdasan (IQ) 120 ke atas. Pencarian talenta jenius ini secara khusus bertujuan untuk mempersiapkan mereka agar mampu hidup dan tinggal di luar angkasa pada masa mendatang.
Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian menjelaskan, inisiatif ini adalah respons atas tren global di mana negara-negara maju telah memulai persiapan hidup di luar Bumi.
“Jadi kita juga mencari anak-anak Indonesia yang brilian, pinter, badannya sehat, kuat, ya nanti untuk bisa mungkin tinggal di luar angkasa,” tegas Amarulla.
Untuk mewujudkan tujuan besar tersebut, anak-anak terpilih dari berbagai pelosok daerah akan mendapat dukungan pembiayaan penuh dari negara. Mereka akan dididik secara khusus menjadi ahli nuklir, antariksa, dan ilmuwan kelas dunia.
Persiapan panjang ini juga sejalan dengan pentingnya pemahaman sains nuklir bagi generasi penerus.
Head of Rosatom Indonesia Anna Belokoneva turut menekankan perlunya edukasi sejak dini untuk mengikis stereotip negatif masyarakat mengenai isu ini.
“Sangat penting untuk menjelaskan kepada generasi muda semua manfaat energi nuklir dan sains nuklir,” ujarnya. Anna menambahkan, pengembangan bakat di sektor sains nuklir ini ke depannya juga akan membuka banyak peluang lapangan kerja baru.
Dengerin UNISI 104.5 FM di manapun, via www.UnisiFM.com.
Follow sosmed @UnisiFM.
Hubungi kami
WA 0817-234-1045.
Tlp 0274 540258.
Post comments (0)