Events

Film Indonesia “Ibuku” Sukses Sabet Special Jury Award di Busan Film Festival 2026

todayOctober 17, 2026

Background
share close

Kabar membanggakan datang dari kancah sinema internasional. Film panjang berjudul “Ibuku” (My Mother) karya sutradara Eddie Cahyono berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan memenangkan penghargaan khusus Special Jury Award pada ajang Busan International Film Festival (BIFF) ke-31. Perhelatan bergengsi ini diselenggarakan di Busan Cinema Center, Korea Selatan, pada Kamis (15/10).

Film Ibuku merupakan proyek kerja sama produksi antara Indonesia dan Jepang. Film ini menjadi salah satu perwakilan Indonesia yang berhasil menembus kategori kompetisi utama (Main Competition) di festival film internasional yang diakui oleh The Academy Awards tersebut.

Perjuangan Panjang dan Dedikasi untuk Pekerja Migran

Kemenangan ini menjadi momen yang sangat emosional bagi sang sutradara. Saat menerima penghargaan di atas panggung, Eddie Cahyono mengungkapkan bahwa film tersebut melalui proses pengembangan yang sangat panjang hingga mencapai 11 tahun sebelum akhirnya dapat diselesaikan.

Dalam pidato kemenangannya, Eddie menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim yang telah berjuang bersama, termasuk aktris senior Christine Hakim. Ia juga mendedikasikan penghargaan istimewa tersebut kepada para pekerja migran asal Indonesia serta keluarga yang mereka tinggalkan di tanah air, seraya berharap sang ibunda di rumah turut menyaksikan pencapaian tersebut.

Sinopsis Singkat Film “Ibuku”

Secara garis besar, film Ibuku menyoroti kisah penuh haru mengenai perjuangan seorang ibu bernama Sumiati (diperankan oleh Christine Hakim). Ia berupaya sekuat tenaga untuk menemui putrinya, Sri (diperankan oleh Ayushita), yang tengah menghadapi ancaman hukuman mati di Arab Saudi akibat tuduhan kasus pembunuhan majikannya setelah mengalami kekerasan.

Di balik latar belakang perjalanan berat yang ditempuh Sumiati demi menyelamatkan sang anak, film ini juga menggali kembali luka-luka lama serta dinamika hubungan antara ibu dan anak. Lebih dari sekadar drama keluarga, kisah ini mengangkat isu-isu krusial seputar buruh migran, hak asasi manusia, dan perempuan yang dikemas dengan sentuhan personal yang mendalam.

Sementara itu, penghargaan tertinggi di ajang BIFF 2026 yakni Best Film Award berhasil diraih oleh film asal Iran berjudul Midday Meal garapan sutradara kenamaan Majid Majidi. Hingga saat ini, pihak produksi masih belum mengumumkan tanggal resmi penayangan film Ibuku di bioskop-bioskop Indonesia.

 

 

 

 

Dengerin UNISI 104.5 FM di manapun, via www.UnisiFM.com.

Follow sosmed @UnisiFM.

Hubungi kami
WA 0817-234-1045.
Tlp 0274 540258.

Radio terbaik Jogja. Radio yang paling hit di Jogja. Radio Favorit Jogja. Radio nomor satu di Jogja. Radio anak muda di Jogja. Radio top 40 Jogja.

Written by: Admin

Rate it

Previous post

Fakta Jogja

Rekor HTH Ekstrem di Indonesia: BMKG Catat DIY Dilanda Periode Tanpa Hujan Terpanjang Hingga 161 Hari

YOGYAKARTA — Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia terus menunjukkan dampak yang kian signifikan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pemutakhiran data analisis iklim terkini mengenai fenomena Hari Tanpa Hujan (HTH) ekstrem. Berdasarkan laporan tersebut, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara mengejutkan menduduki peringkat puncak nasional sebagai wilayah dengan durasi tanpa hujan paling panjang di tanah air, yakni mencapai 161 hari berturut-turut. Angka fantastis ini menempatkan DIY […]

todayOctober 16, 2026 1

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0%