EDUKASI

Kreativitas Mahasiswa Amerika Tuangkan Cerita Lewat Topi Wisuda

todayMay 25, 2026

Background
share close

Di Lee College, topi wisuda kini bukan lagi sekadar atribut kelulusan, tetapi juga menjadi media ekspresi kreativitas mahasiswa. Tradisi menghias topi wisuda atau decorated mortarboard semakin populer sejak era media sosial, ketika banyak mahasiswa mulai membuat desain yang unik, personal, hingga nyeleneh. Bagi sebagian mahasiswa, topi wisuda dianggap sebagai “kanvas terakhir” yang bisa mereka kustomisasi sebelum resmi meninggalkan dunia perkuliahan.

Budaya decorated mortarboard sendiri sudah menjadi bagian khas dari momen wisuda di berbagai kampus Amerika Serikat. Meski topi wisuda telah digunakan sejak abad ke-15, tren menghias bagian atas topi mulai ramai pada akhir 2000-an hingga awal 2010-an seiring berkembangnya media sosial. Lewat hiasan tersebut, mahasiswa menampilkan kepribadian sekaligus perjalanan mereka selama kuliah, mulai dari humor receh, ucapan terima kasih untuk orang tua, kutipan motivasi, hingga cerita perjuangan sebagai mahasiswa. Di wisuda Lee College, beberapa mahasiswa tampil totalitas dengan desain kreatif seperti lego Spiderman, tema Harry Potter, hingga karakter Winnie the Pooh.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dengerin UNISI 104.5 FM di manapun, via www.UnisiFM.com.

Follow sosmed @UnisiFM.

Hubungi kami
WA 0817-234-1045.
Tlp 0274 540258.

Radio terbaik Jogja. Radio yang paling hit di Jogja. Radio Favorit Jogja. Radio nomor satu di Jogja. Radio anak muda di Jogja. Radio top 40 Jogja.

Written by: Achal

Rate it

Previous post

Uncategorized

Lewat PLK, Mahasiswa UNY Kembangkan Keterampilan dan Harapan Anak Panti Asuhan Bina Siwi, Bantul

Program Pembelajaran Luar Kampus (PLK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tidak pernah bosan untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Kali ini ditunjukkan oleh tim @samskarapelita.mengabdi yang melaksanakan PLK UNY Mengabdi di Panti Asuhan Bina Siwi, Bantul, melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan. Berbeda dari kegiatan sosial pada umumnya, program yang dijalankan tidak hanya bersifat sementara, tetapi berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kemandirian anak-anak. Mahasiswa menghadirkan berbagai pelatihan kreatif yang dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi, seperti fotografi, desain, hingga kerajinan tangan. Kegiatan […]

todayMay 23, 2026 1

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0%